800 Slot Caleg untuk Berebut 50 Kursi

BANYUWANGI – Pertarungan perebutan kursi DPRD Banyuwangi segera dimulai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk berkompetisi memperebutkan 50 kursi wakil rakyat periode 2019-2024.

Yang menarik, meski kursi yang diperebutkan ”hanya” 50, namun mengingat peserta Pemilu 2019 sebanyak 16 partai politik (parpol), maka sum container bacaleg yang tersedia mencapai 800.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalegan KPU Banyuwangi Suherman mengatakan, tahap pendaftaran bacaleg akan dibuka mulai besok (4/7) sampai 17 Juli mendatang. ”Pada 4 Juli sampai 16 Juli, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00. Sedangkan pada tanggal 17 Juli pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 sampai 24.00,” ujarnya kemarin (2/7).

Dikatakan, pendaftaran bacaleg dilakukan oleh pimpinan parpol, yakni ketua dan sekretaris kepengurusan parpol tingkat Banyuwangi. Saat mendaftar, pimpinan parpol didampingi tim penghubung alias relationship officer (LO) dan user Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dengan membawa kelengkapan berkas. ”Terutama Surat Keputusan (SK) pengurusan parpol yang dilengkapi stempel basah,” kata dia.

Suherman menambahkan, kuota maksimal bacaleg yang didaftarkan setiap parpol maksimal sebesar 50 orang. Parpol bisa mendaftarkan bacaleg sebanyak seratus persen dari kursi DPRD Banyuwangi di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Rinciannya, alokasi untuk Dapil Banyuwangi 1 sebanyak sebelas kursi, Dapil Banyuwangi 2 sebanyak sembilan kursi, Dapil Banyuwangi 3 sebanyak sebelas kursi, serta Dapil Banyuwangi 4 dan Banyuwangi 5 masing-masing sebanyak sepuluh kursi sembilan kursi.

Seperti diketahui, KPU telah menetapkan 16 parpol sebagai peserta Pemilu 2019. Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi dua parpol terakhir setelah sebelumnya KPU menetapkan 14 parpol sebagai peserta pemilu yang bakal digeber tahun depan tersebut, yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, dan Partai Demokrat (PD). Jadi, apabila ke-16 parpol peserta Pemilu mendaftarkan bacaleg sejumlah kuota maksimal yang tersedia, yakni 50 orang, maka jumlah caleg yang akan berkompetisi memperebutkan kursi DPRD mencapai 800 orang.

Namun, kata Suherman, suatu parpol boleh mendaftarkan bacaleg dengan jumlah kurang dari alokasi kursi di masing-masing dapil. Yang jelas, meskipun bacaleg yang didaftarkan tidak sampai seratus persen dari alokasi kursi yang tersedia, parpol harus memenuhi aturan terkait keterwakilan perempuan. ”Keterwakilan perempuan 30 persen per dapil harus dipenuhi. Penempatan wakil perempuan harus benar. Setiap kelipatan dua laki-laki, minimal ada satu perempuan,” ujarnya.

 

Dia mencontohkan, apabila parpol mendaftarkan bacaleg di suatu dapil berjumlah 11 orang, maka kuota bacaleg perempuan minimal empat orang. ”Jika (kuota perempuan) kurang, maka pendaftaran bacaleg suatu partai di dapil tersebut dinyatakan gugur,” tegasnya.

Setelah menerima berkas pendaftaran, kata Suherman, KPU akan melakukan serangkaian proses verifikasi kelengkapan administrasi bacaleg. Selanjutnya KPU akan menyampaikan hasil verifikasi tersebut kepada parpol. ”Lalu ada tahap perbaikan daftar calon dan syarat pengajuan bakal calon pengganti. Kemudian dilakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon dan penyusunan serta penetapan daftar caleg sementara (DCS),” paparnya.

Masih menurut Suherman, syarat yang harus dipenuhi bacaleg antara lain, warga negara Indonesia (WNI), telah berumur 21 tahun atau lebih terhitung saat penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) pada medio Sep mendatang. ”Selain itu, bacaleg berpendidikan pale rendah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...

  • Para Kepala Desa yang Nyaleg Wajib MundurPara Kepala Desa yang Nyaleg Wajib Mundur Selain kades, gubernur, bupati, wakil bupati, serta aparatur sipil negara (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS), dan anggota TNI/Polri yang akan nyaleg juga harus mengundurkan diri. […]
  • Seminggu, Pendapatan Daerah Naik Rp 197 MSeminggu, Pendapatan Daerah Naik Rp 197 M BANYUWANGI – Memasuki triwulan ketiga tahun ini, grafik realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018 menunjukkan tren positif. Dari laporan realisasi anggaran berdasar […]
  • Desak Aparat Tindak Tegas Basuki dan NaufalDesak Aparat Tindak Tegas Basuki dan Naufal BANYUWANGI – Guyonan ”bom” yang dilontarkan oleh dua anggota DPRD, yakni Basuki Rachmad dan Naufal Badri di Bandara Banyuwangi terus menuai kontroversi. Lintas elemen menyayangkan sikap […]