8 Bulan Tak Beroperasi, Kapal LCT Milik Pemkab Banyuwangi Tenggelam

BANYUWANGI,KOMPAS.com – Kapal LCT Sri Tanjung 1 yang bersandar sejak 2 bulan terakhir di Pantai Bulusan Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi mulai tenggelam pada Rabu malam (8/6/2016).

Kapal yang berhenti beroperasi sejak Oktober 2015 tersebut adalah aset milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kapal LCT Sritanjung 1 tidak beroperasi karena Kementerian Perhu­bu­ngan (Kemenhub) RI sejak tahun 2015 melarang operasional semua kapal jenis LCT di penyeberangan Selat Bali. Selain itu, izin kelayakan kapal tersebut sudah habis.

Della, salah satu warga sekitar Pantai Bulusan kepada Kompas.com Kamis (9/6/2016) menjelaskan atmosphere terlihat masuk sejak Rabu siang dan pada bruise hari menjelang magrib beberapa pekerja terlihat menguras air.

Bagian buritan kapal akhirnya tenggelam sekitar jam 18.30 WIB dan yang tersisa hanyalah bagian depan yang mengangkat ke atas.

“Kondisinya memang memprihatinkan dan jarang terlihat ada orang yang jaga di sana. Kalau awal awal dulu ada pegawainya yang jaga,” jelas Della.

Pada Kamis (9/6/2026), hampir 70 persen bagian kapal yang tenggelam.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Kompas.com menyayangkan peristiwa itu, apalagi saat kejadian tidak ada pekerja yang menjaga.

 

Menurut dia, salah satu jalan adalah menjual kapal yang sudah tidak beroperasi sejak Oktober 2015.

“Tapi menjual aset pemkab tidak mudah karena banyak aturan yang harus di jalankan. Nanti dijual tiga miliar ada yang bilang kok hanya segitu. Secepatnyalah akan segera kita selesaikan,” jelasnya. 

More banyuwangAi ...