6 Langkah Turunkan Berat Badan saat Menginjak Usia 50 Tahun

JawaPos.com – Menjaga kesehatan dari penyakit bisa dilakukan dengan cara menjaga berat badan tetap ideal. Tak hanya bagi masyarakat yang aktif, menjaga berat badan juga harus dilakukan bagi mereka yang telah menginjak usia 50 tahun.

Sebab, bertambahnya umur, maka Anda akan dihantui masalah kelebihan berat badan. Bagaimana bisa?

random post

Seperti dikatakan Profesor Epidemiologi Gizi, Katherine L Tucker, Ph.D., seiring bertambahnya usia, metabolisme seseorang akan melambat. Sehingga penyerapan nutrisi yang dibutuhkan oleh organ kurang sempurna.

Sedangkan Kepala Divisi Riset Klinis di Departemen Penuaan dan Penelitian Geriatri Universitas Kedokteran Florida, Stephen Anton, Ph.D., mengungkapkan, selain metabolisme, kualitas otot juga memengaruhi berat badan. “Setelah usia 50, otot-otot Anda disusupi oleh lemak semakin cepat,” katanya seperti dilansir dari Men’s Health, Jumat (6/9).

Sehingga, dengan metabolisme yang mulai melambat dan kehilangan massa otot, membuat Anda lebih sulit untuk menjaga agar lemak tidak menumpuk. Terlebih ketika makanan tak dijaga dan melakukan sedikit aktivitas, maka bukan hal mustahil Anda akan mengalami kenaikan berat badan.

Sebenarnya, untuk mempertahankan berat badan ketika memasuki usia 50 tahun bisa dilakukan sejak dini. Tapi jika Anda sudah terlanjur menapaki usia 50 tahun dengan kelebihan lemak, setidaknya ada 6 cara menurunkan berat badan.

1. Lebih Banyak Makan Sayur dan Buah

Ilustrasi. Makan buah dan sayur bisa dilakukan agar tubuh tak menggendut di usia 50 tahun. (iStock/Mental Floss))

Cobalah mengosumsi bnayak sayur dan buah dan kurangi makanan tinggi kalori. Dalam sebuah studi dari Harvard, orang lebih banyak makan buah dan sayuran berhasil mengurangi berat badan. Terutama jika memakanberi, apel, pir, kedelai, atau kembang kol.

2. Makan Kacang-kacangan

Sebuah tinjauan studi dari Kanada menunjukkan, orang yang makan satu porsi kacang-kacangan setiap hari mampu menurunkan beberapa kilogram hanya dalam enam minggu.

3. Berhenti Minum Gula

Makanan dan minuman yang manis mengandung banyak kalori. Dikatakan, orang yang berhenti minum minuman manis lebih sedikit mengalami kenaikkan berat badan. Bahkan smoothie dan jus dapat menyumbangkan gula lebih banyak ke tubuh Anda. Sehingga mengosumsi buah secara utuh atau tanpa tambahan pemanis atau gula.

4. Latihan

Dalam sebuah studi baru-baru ini dari University of Illinois di Chicago dan Iowa State University, orang tua yang melakukan kombinasi latihan aerobik dan kekuatan masing-masing 30 menit dapat mengurangi persentase lemak tubuh. Bahkan latihan yang dilakukan tiga hari per minggu ini bisa membentuk otot. Ini juga menunjukkan peningkatan tekanan darah dan kebugaran kardiorespirasi, dorongan penting bagi jantung yang menua.

“Fokuskan latihan pada kaki dan kelompok otot besar tubuh bagian atas dengan senyawa angkat, seperti squat, deadlift, dais press, dan pull-up,” kata Anton.

5. Puasa saat Malam

Dengan membatasi asupan makanan saat malam hari, Anda dapat mendorong tubuh untuk menggunakan glukosa menjadi energi. Misalnya memulai dari jam 8 malam hingga 6 pagi, Anda tidak makan. Kemudian Anda bisa secara bertahap melatih diri Anda untuk pergi 12 jam tanpa makanan selain malam hari.

6. Latihan Yoga

Efek menenangkan dari yoga dapat bermanfaat ketika Anda mencoba menurunkan berat badan. Anda mungkin tidak akan mencapai sasaran penurunan berat badan hanya dengan yoga, tetapi ini kebiasaan yang baik. Para peneliti di Tiongkok menemukan bahwa orang tua yang berlatih yoga selama setahun bisa menghilangkan sekitar satu sentimeter dari lingkar pinggang mereka.

More banyuwangAi ...