6 Jurus untuk Pria Usia 50-an agar Terhindar dari Kegemukan

JawaPos.com – Tubuh pria di atas usia 50 tahun rentan mengalami kegemukan. Banyak anekdot bahwa pria yang sudah menikah dan masuk usia di atas 40 tahun bakal mengalami masalah perut buncit. Hal itu bisa terjadi karena secara natural, metabolisme akan melambat seiring bertambahnya usia.

“Seiring bertambahnya usia, metabolisme mulai melambat, dan banyak fungsi metabolisme dan organ-organ kurang menyerap dengan efisien,” kata Profesor Epidemiologi Gizi dan Direktur Pusat Kesehatan Penduduk di Universitas Massachusetts-Lowell, Katherine L Tucker, Ph.D., seperti dilansir dari Men’s Health, Rabu (4/9).

random post

Hal senada diungkapkan Kepala Divisi Riset Klinis di Departemen Penuaan dan Penelitian Geriatri Universitas Kedokteran Florida Stephen Anton, Ph.D.,. Seiring bertambahnya usia, kualitas otot mulai berubah dari sebagian besar serat otot menjadi kombinasi lemak dan otot.

“Setelah usia 50, proses otot-otot akan semakin cepat disusupi oleh lemak. Metabolisme mulai melambat, dan kehilangan massa otot, membuatnya lebih sulit untuk menjaga agar lemak tidak menumpuk,” ungkapnya.

Faktanya, seorang pria berusia 50 tahun membutuhkan sekitar 100 kalori lebih dalam sehari daripada pria berusia 20 tahun dengan berat badan yang sama. Jika tidak bisa mengimbangi itu, maka berat badan akan melonjak ke atas.

Ada berbagai cara untuk mencegah lonjakan berat badan bagi pria usia 50an. Berikut adalah jurus-jurusnya:

1. Buah dan Sayuran
Untuk menurunkan berat badan, seseorang disarankan mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dikeluarkan dan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan serta sayuran. Dalam sebuah studi dari Harvard, orang yang meningkatkan asupan buah dan sayuran akan cepat kehilangan berat badan, terutama jika mereka makan lebih banyak buah beri, apel, pir, kedelai, atau kembang kol.

2. Timbang Berat Badan
Timbang tubuh setiap pagi sehingga langsung tahu jika angkanya naik atau turun. Hal itu bisa menjadi alarm bagi tubuh.

3. Makan Perlahan
Pria complicated yang lebih banyak bertemu dengan orang banyak cenderung makan lebih banyak. Makanlah dengan perlahan untuk membantu upaya penurunan berat badan. Kunyah makan perlahan dengan menikmati setiap gigitan.

4. Berhenti Minum Gula
Makanan dan minuman manis mengisi tubuh dengan kalori sekitar 150 kalori. Orang yang berhenti minum soda dan minuman mengandung gula lainnya akan punya berat badan yang lebih ideal seperti diungkap dalam sebuah kajian studi dari Australia.

5. Olahraga
Dalam sebuah studi dari University of Illinois di Chicago dan Iowa State University, pra lansia yang melakukan kombinasi 30 menit latihan aerobik dan 30 menit latihan kardio tiga kali per minggu mengurangi persentase lemak tubuh mereka dan mendapatkan otot.

6. Puasa
Puasa atau sesekali membatasi asupan makanan akan baik bagi metabolisme tubuh. Membatasi asupan makanan selama jam tertentu dalam sehari dapat mendorong tubuh untuk beralih dari menggunakan glukosa menjadi energi.

More banyuwangAi ...