3 Model Potongan Rambut Pria yang Jadi Tren Pada 2019

JawaPos.com – Pria juga harus tampil rapi, hal itu akan berpengaruh pada penampilan serta daya tariknya. Untuk pria di epoch modern, tampil rapi bisa membuat citra mereka lebih baik bahkan dalam karir. Bukan hanya dari pakaian, potongan rambut juga harus menjadi perhatian.

Saat ini tren potongan rambut menjadi hal yang tidak dapat dilewatkan bagi siapapun yang ingin memiliki tampilan menarik dan bergaya. Terutama bagi kaum pria yang gemar memotong rambut di barbershop. Hal ini menjadikan profesi coiffeur harus memiliki skill dan attitude yang tepat agar dapat meningkatkan kemampuan dan memberikan servis yang terbaik.

random post

Di tangan Celebrity Barber Indonesia dan Founder of Pancos Barbershop, Henoch Sitompul mengungkapkan potongan rambut apa saja yang sedang menjadi tren pada 2019. Tren ini terlihat dari permintaan pria setiap kali datang ke barbershop sepanjang tahun 2019.

“Rambut itu ibarat perempuan dengan sepatunya. Harus kontras supaya menjadi spotlight diri, rambut harus jadi spotlight dari penampilan. Seseorang bisa pakai jas namun potongan rambut harus tetap unik. Berkaryalah dengan rambut, jangan monoton,” tukasnya saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini di Jakarta menjelang Workshop Barber International Cut Above The Rest yang akan diadakan di tanggal 17 Juli 2019 di Bali.

Celebrity Barber Indonesia dan Founder of Pancos Barbershop, Henoch Sitompul menjelaskan tren potongan rambut pria. Rieska Virdhani/JawaPos.com

1. Fade

Model rambut fade memiliki ciri khas bagian samping dan belakang yang sangat tipis, sedangkan pada bagian atas rambut dibiarkan sedikit panjang. Gaya rambut ini dibentuk dengan bagian atas panjang dan semakin menipis hingga hilang di bagian bawah. Sedangkan rambut high and parsimonious fade yakni ukuran rambut bagian atas yang sangat pendek. Model rambut high and tight hanya menyisakan sedikit rambut di kepala sehingga hanya terlihat bagian atas rambut saja dengan bagian samping maupun belakang nyaris botak.

“Trennya masih fade, kenapa? Vitalnya potongan rambut laki-laki ada di area pelipis dan tulang belakang. Fade itu kalau benar dikerjakan bisa menghasilkan tampilan look yang wow. Sekalipun pakai celana pendek dan sendal jepit, karena cukur gaya itu akan bikin beda,” tegas Henoch.

Hal itu dibuktikan oleh para pelanggannya usai mencukur tanbut dengan indication tersebut. Salah seorang selebiti mengaku makin banyak pursuit dengan tampilan tersebut.

“Ada customer, dia itu seorang public figure. Dia bilang ‘gila men, orderan buat manggung jadi naik. Orang jadi makin kenal sekarang’,” katanya.

2. Taper

Pria yang punya rambut bukan lurus, entah itu ikal, gelombang, keriting, hingga kribo, cocok dengan potongan rambut taper. Potongan dengan indication Taper menonjolkan ketipisan rambut hanya pada area pelipis dan di area tulang kepala belakang. Cocok jika ingin bergaya seperti pria Afro American.

“Kuncinya pada pelipis dan di tengkuk. Potongan rambut aktor Will Smith bisa menjadi inspirasi,” jelasnya.

3. Classic Cut

Potongan classic cut mengandalkan produk minyak rambut atau pomade yang licin. Sehingga membuat penampilan pria lebih klimis dan menawan. Penampilan berkelas dan gagah yang cocok untuk acara grave dengan jas atau kemeja.

“Contohnya itu potongan Leonardo Dicaprio. Jadi lebih licin dan klimis ditata ke belakang. Ini juga masih diminati,” katanya.

4. Potongan Lainnya

Sedangkan untuk potongan indication rambut lainnya seperti spike, jambul, dan mohawk, menurut Henoch adalah potongan rambut musiman atau cut season. Begitu pula potongan rambut ala K-Pop atau Harajuku Style dari Jepang yang saat ini sudah mulai memudar.

“Gaya rambut KPop dan Jepang sudah mulai menurun. Biasanya anak rope dulu kan arahnya ke Korea, sekarang sudah jauh lebih simple,” tegasnya.

More banyuwangAi ...