2018 Sudah Ada Pemandu Wisata di Situbondo

SITUBONDO – Menjelajahi sejumlah tempat destinasi wisata di Situbondo pada tahun ini akan lebih mudah. Sebab, para pengunjung bisa memanfaatkan jasa pemandu yang disiapkan pemerintah.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Situbondo, Sofwan Hadi mengatakan, diperkirakan Bulan Apr sudah ada pemandu wisata. “Akan dilatih dulu agar sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Meski belum ada pelatihan, Sofwan mengaku, ada beberapa ketentuan personel pemandu wisata. Salah satunya, diwajibkan mengenakan pakaian khas Situbondo. “Bentuk pakaiannya masih dirancang,” tambah pria yang pernah menjabat Sekretaris DPRD Situbondo itu.

Selain itu, untuk menggaet wisatawan ke Situbondo, Sofwan mengaku, pemerintah akan bersinergi dengan lembaga-lembaga swasta, seperti agen travel.  “Karena targetnya mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya,” tambahnya.

Dengan begitu, akan muncul pelaku-pelaku ekonomi baru. Sehingga pengembangan sektor pariwisata akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Sofwan menambahkan, Pemkab Situbondo melalui Dispar tidak hanya mempersiapkan infrastruktur sebagai kenyamanan wisatawan. Akan tetapi menjual semua potensi yang ada.

Seperti seni pertunjukan, kuliner, paket oleh-oleh, dan suvenir. Semunya itu berbasis lokal Situbondo. “Semunya sudah kita siapkan. Tetapi yang pale perlu komitmen bersama karena tidak cukup pemerintah tanpa didukung semua elemen,” pungkas Sofwan.         

 

Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Rusdi Romli mengatakan, pihaknya sudah siap membantu pemerintah dalam mempromosikan setiap destinasi wisata yang ada. Dia mengaku, tahap awal yang akan dilakukan adalah pemetaan potensi wisata yang ada di Kota Santri.

Menurutnya, setiap destinasi wisata memiliki karakter yang berbeda. Karakter tersebut akan menentukan indication promosinya. Karena itu, perlu dilakukan pemetaan potensi. “Cara mempromosikan Taman Nasional Baluran dengan Pantai Pasir Putih tentu tidak sama,” ujar Rusdi.   

Rusdi menambahkan, yang dibutuhkan saat ini untuk memperlancar kerja BPPD adalah perda pariwisata. Dia berharap kepada anggota DPRD maupun Pemkab Situbondo untuk menginisiasi perda tersebut. “Dengan adanyanya perda pariwisata, semua SKPD akan bersinergi dengan BPPD,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...