1.442 Siswa SD/MI Ikut Festival Sains

Banyuwangi telah bertransformasi menjadi kota digital sejak tahun 2013 dengan pemasangan 1.400 titik wi-fi. Kini, hampir semua SD di Banyuwangi telah dilengkapi lab komputer yang tersambung dengan internet sehat sebagai instrumen untuk belajar.

Anas juga berharap, Festival Sains berbasis IT yang telah digelar sejak 2013 bisa menjadi media silaturahmi antar siswa di seluruh Banyuwangi. Momentum ini sekaligus menjadi ajang bagi guru untuk menjalin sinergi antarsekolah. ”Di sini, siswa dan guru dari sekolah yang ada di kota sampai yang dari pelosok pada berkumpul. Mereka bisa saling berkomunikasi dan bertukar informasi positif. Maka, ajang ini menjadi kesempatan yang baik untuk menjalin sinergi antar sekolah dan siswa. Sekolah bisa saling bertukar inovasi, untuk mencetak anak didik yang hebat dan tangguh menghadapi tantangan masa depan,” ujar Anas.

Untuk mengerjakan soal, ribuan siswa yang merupakan siswa kelas 4, 5, dan 6 tersebut diberikan kata kunci (password) untuk bisa mengunduh (download) semua lembar pertanyaan. Jari-jari kecil mereka joke terlihat terampil mengetik setiap jawaban.

Salah satu peserta Olimpiade, Vina Cintya Lestari, siswa kelas IV SDN 1 Jambewangi, Kecamatan Sempu, mengatakan sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain bisa bertemu dengan banyak teman baru, mengerjakan soal dengan laptop menjadi pengalaman yang menyenangkan baginya. ”Soalnya dari laptop, jadi boat sambil main-main. Lebih asyik, nggak cepet bosen,” kata Vina.  Vina joke bersama temannya tampak antusias mengisi jawaban lewat komputer jinjing miliknya.

Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono, menambahkan pemanfaatan IT untuk olimpiade juga sebagai persiapan pelaksanaan ujian akhir dengan menggunakan sistem CBT (computer formed test). ”Kita ajarkan anak-anak melek IT sejak awal. Termasuk, membiasakan anak-anak SD mengerjakan soal melalui layar komputer. Sehingga, saat ujian nasional mereka sudah terbiasa,” kata Sulihtiyono.

Di olimpiade ini, setiap anak mengerjakan 100 butir soal sains. Dengan komposisi 50 butir soal matematika dan 50 butir soal IPA. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan soal sebanyak 60 menit. ”Begitu mereka selesai mengerjakan soal, nilainya otomatis muncul. Jadi ini sangat transparan, karena nilainya tidak bisa dimanipulasi,” pungkasnya. (*)

(bw/sgt/rbs/JPR)

 

More banyuwangAi ...

  • Kuatkan Koordinasi Menghadapi Ujian NasionalKuatkan Koordinasi Menghadapi Ujian Nasional JawaPos.com – Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) sebentar lagi akan mengikuti Ujian Nasional (UN). Untuk mempersiapkan segalanya, Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Kecamatan Banyuwangi […]
  • Terima 2 Alat Praktek dari PT Supervulkanin AdijayaTerima 2 Alat Praktek dari PT Supervulkanin Adijaya TEGALDLIMO-Untuk peningkatan kualitas pendidikan, SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo menjalin kerjasama secara berkesinabungan dengan PT Supervulkanin Adijaya, Bogor, Jawa Barat, melalui […]
  • Kirim 50 Sarjana ke Pelosok DesaKirim 50 Sarjana ke Pelosok Desa BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi bakal merekrut 50 sarjana untuk menjadi bagian program “Banyuwangi Mengajar” tahun ini. Melalui program tersebut, para sarjana yang baru lulus tersebut […]